Minggu, 22 November 2015

Ramaikan Dinding dengan Wallpaper

| | 0 komentar

Saat ini, untuk memperindah dinding tidak selalu menggunakan cat dinding. Berbagai alternatif tersedia. Dalam suatu rumah, dinding merupakan bagian yang paling dominan yang selalu mengelilingi kita. Sehingga, bagian ini pula yang paling sering kita lihat saat berada di rumah. Dinding dalam rumah tidak hanya dipandang sebagai pemisah antar ruang, tetapi juga menjadi media bagi penghuni rumah untuk mengekspresikan diri. Salah satu penutup dinding yang digemari saat ini adalah wallpaper atau kertas dinding. Mengapa memilih menggunakan wallpaper?
Wallpaper memiliki banyak corak yang sangat bervariasi. Warna dan desainnya lebih menarik. Mulai dari dengan warna polos, corak simple seperti garis dan lengkung. Atau corak lain seperti corak bunga, polkadot, bahkan ada pula wallpaper yang dapat bercahaya saat gelap atau glow in the dark. Dari segi harga, bedanya tidak terlalu signifikan dibanding dengan harga cat tembok. Tetapi, kesan yang ditampilkan lebih baik dibanding cat tembok yang cenderung monoton.
Corak-corak rumit yang ditawarkan wallpaper tidak bisa dihasilkan bila Anda menggunakan cat tembok. Itulah salah satu alasan dipilihnya wallpaper untuk dinding. Beragamnya pilihan corak dan warna juga memudahkan dinding rumah disesuaikan dengan konsep rumah secara keseluruhan, sehingga bisa dirasakan tema rumah yang terasa lebih hidup. Kesan lain yang ditawarkan oleh wallpaper adalah kesan modern, kreatif, dan elegan.

Jenis Wallpaper

Berdasarkan permukaan wallpaper, maka ada 2 jenis yaitu wallpaper dengan permukaan kertas atau wallpaper dengan permukaan vynil. Apa saja perbedaan dari kedua jenis wallpaper serta keuntungan dan kerugian dari masing-masing jenis wallpaper tersebut?
Wallpaper Kertas Wallpaper Vynil
Permukaan dove tidak terlalu mengkilap Permukaan mengkilap
Terbuat dari kertas, sehingga lebih mudah robek Bahan vynil lebih tahan lama
Hanya dapat dibersihkan dengan menggunakan lap kering Mudah dibersihkan, dapat menggunakan lap basah karena tidak mudah robek
Dapat didaur ulang Tidak ramah lingkungan karena tidak dapat didaur ulang
Untuk bagian bawah wallpaper ada 2 jenis, yaitu dengan lapisan bawah kertas atau kain. Wallpaper dengan lapisan bawah kain dapat dicopot dan dipindahkan karena sifat kain yang tidak mudah robek. Ini dapat menjadi pilihan bagi Anda yang sering berpindah-pindah rumah. Sedangkan wallpaper dengan lapisan bawah kertas tidak bisa dipindah karena lapisannya akan robek saat Anda mencopotnya.

Menghitung Jumlah Wallpaper yang Dibutuhkan

Wallpaper dijual dalam bentuk gulungan atau rol. Lebar rol umumnya 50 cm dan 93 cm. Untuk panjangnya ada yang 5 meter, 10 meter, dan 17.5 meter. Untuk mengetahui perkiraan jumlah gulungan yang harus dibeli, Anda dapat menghitungnya sebagai berikut :
Luas Dinding Murni [satu sisi] = (Panjang x Tinggi) - (Luas Jendela atau Pintu)
Luas Dinding Murni [satu ruangan] = (Keliling Ruangan x Tinggi Ruangan) - (Jumlah Luas Jendela atau Pintu)
Setelah mengetahui luas dinding murni, banyaknya gulungan wallpaper yang diperlukan adalah dengan membagi luas dinding murni dengan luas gulungan wallpaper, atau dengan perhitungan sebagai berikut:
Banyaknya Wallpaper = Luas Dinding Murni / Luas Gulungan
(di mana luas gulungan = panjang x lebar gulungan yang dijual)
Perhitungan tersebut, merupakan perhitungan kasar. Anda dapat pula menanyakannya kepada penjual wallpaper untuk perkiraan yang lebih tepat.

Memasang Wallpaper

Wallpaper dipasang dengan cara ditempelkan pada dinding dengan menggunakan lem khusus. Sebelumnya, bersihkan dinding dan pastikan agar dinding kering untuk mempermudah pemasangan. Untuk dinding yang sudah bercat, sebaiknya bersihkan dinding dari cat lama dan gunakan plamur. Bila ada bagian dinding yang retak sebaiknya diperbaiki terlebih dahulu agar hasilnya baik. Gunakan lem secukupnya dan oleskan secara rapi. Lem yang berlebihan akan menyebabkan permukaan wallpaper tidak rata.
Memasang wallpaper bukanlah hal yang mudah, maka bila Anda menginginkan hasil yang baik sebaiknya menggunakan jasa pemasang wallpaper yang sudah biasa mengerjakannya. Bila salah, Anda malah akan merusak wallpaper yang sudah dibeli atau hasilnya tidak memuaskan. Selain harus menggunakan lem dengan benar, harus juga diperhatikan sambungan-sambungan antar wallpaper sehingga tampak menyatu. Hal ini memerlukan ketelitian dan keahlian.

Wallpaper dan Kesehatan

Selain memilih warna dan motif, yang patut diperhatikan saat Anda akan memilih wallpaper adalah mempertimbangkan faktor kesehatan. Salah satunya, perhatikan jenis pelarut warna yang digunakan untuk menghasilkan warna dan motif pada wallpaper. Apakah wallpaper termasuk water based atau solvent based?
Water based jika pewarna menggunakan bahan dasar air. Sedangkan, solvent based adalah wallpaper yang menggunakan pewarna berbahan dasar tiner. Kandungan yang terdapat dalam tiner dapat menempel pada wallpaper dan akan menimbulkan bau tiner pada ruangan setelah dipasang pada dinding. Akibatnya, bila Anda dan keluarga setiap hari mencium bau ini dan menimbulkan polusi udara dalam rumah yang tentu tidak baik untuk kesehatan. Saat akan membeli wallpaper, cobalah untuk mencium apakah gulungan wallpaper berbau tiner atau tidak untuk mengetahui aman tidaknya wallpaper tersebut bagi kesehatan.
Bila mungkin, pastikan wallpaper tidak mengandung logam berat yang beracun seperti merkuri atau timbal yang dapat membahayakan kesehatan. Anda juga dapat memilih wallpaper yang mendukung kesehatan, karena saat ini ada pula wallpaper yang dapat membunuh bakteri yang terdapat di udara, menetralisir udara kotor.
Kini rumah Anda akan semakin menarik dengan kehadiran wallpaper. Jangan lupakan juga untuk memilih wallpaper yang tidak membahayakan kesehatan.
Read more...

Keramik Dinding untuk Memperindah Rumah

| | 0 komentar

Dinding kini tidak hanya berperan sebagai pemisah antar ruang. Suasana berbeda dapat ditampilkan dengan menampilkan motif-motif menarik pada dinding. Motif dinding tidak hanya bisa Anda dapatkan dengan memasang wallpaper pada dinding, tetapi kini keramik juga memiliki berbagai motif yang tidak kalah dengan wallpaper. Dengan berbagai motif dan teknik pemasangan yang baik, keramik dapat memberi aksen yang menarik pada dinding ruangan di rumah Anda.


Keramik Khusus Dinding

Keramik yang digunakan untuk melapisi dinding berbeda dengan keramik lantai. Karena tidak digunakan untuk menopang benda yang berat seperti keramik lantai, keramik dinding lebih tipis dibandingkan dengan keramik lantai. Keramik dinding yang tidak tebal juga memudahkan agar keramik mudah menempel pada dinding dan tidak mudah lepas akibat terlalu berat. Hal ini mengingat keramik tidak dipasang di bawah, melainkan akan dipasang pada bagian atas yang akan sangat dipengaruhi gaya gravitasi.
Pada umumnya, dinding keramik diaplikasikan pada dinding kamar mandi atau dapur. Namun, kini motif yang beragam membuat keramik tampil indah dan mampu menghiasi dinding layaknya wallpaper. Tidak hanya berbagai aneka warna yang menarik, motif keramik dinding juga semakin beragam, bahkan Anda dapat menyesuaikannya dengan berbagai pilihan tema keramik. Anda dapat menemui keramik dengan motif kayu, tanaman, poladot atau motif lain. Inilah yang membuat kehadirannya tidak lagi terasa monoton dan semakin banyak dipilih di samping berbagai kelebihan yang dimilikinya.

Kelebihan Keramik Dinding

Melapisi dinding dengan keramik memiliki berbagai kelebihan, di antaranya:
  • Lebih tahan lama

    Keramik dibuat dengan bahan yang homogen dan melalui pembakaran sampai lebih dari 1200o Celcius. Proses ini membuat.keramik menjadi bahan yang kuat tidak mudah rusak. Berbeda dengan wallpaper yang dapat mudah robek atau cat yang mudah terkelupas.
  • Mudah dibersihkan

    Keuntungan lain dari dinding keramik adalah keramik mudah dibersihkan. Sama seperti jika Anda membersihkan lantai keramik, dinding keramik mudah dibersihkan dengan menggunakan air dan pembersih lantai sehingga noda-noda dapat hilang dan dinding kembali bersih.
  • Dinding tidak perlu dihaluskan dengan aci

    Karena akan ditempel keramik, dinding yang telah jadi tidak perlu dihaluskan dengan lapisan aci atau semen. Ini dapat menghemat penggunaan semen.

Apa yang Harus Diperhatikan?

Sedangkan, beberapa kesulitan atau kelemahan yang ditemui dari dinding keramik antara lain:
  • Lebih mahal

    Harga untuk keramik dinding per meter persegi berkisar Rp 40.000,- sampai Rp 50.000,-. Ini berarti biaya yang dikeluarkan 2-3 kali lebih mahal dibandingkan melapisi dinding dengan wallpaper atau cat.
  • Keahlian khusus

    Untuk memasang keramik pada dinding, diperlukan keahlian khusus. Pemasangan lebih sulit karena bidang yang dipasang tegak lurus dari lantai sehingga perlu ketelitian dan keahlian dalam pengerjaannya agar keramik dapat terpasang lurus dan rata. Hal ini juga mengakibatkan biaya yang Anda keluarkan untuk tukang lebih banyak karena waktu yang dibutuhkan lebih lama.
Teknik lain dalam memasang keramik dinding adalah dengan model mosaik. Untuk membentuk mosaik, pemasangan keramik memperhatikan permainan warna gelap dan terang, membentuk pola yang sama dan akhirnya membentuk rangkaian atau gambar tertentu. Untuk membuat mosaik harus didesain dulu bagaimana tampilan yang ingin dihasilkan.
Melapisi dinding ruangan rumah dengan keramik dapat menjadi salah satu cara memperindah ruangan selain manfaat tahan lama yang dapat Anda peroleh.
Read more...

Plus Minus Tinggal di Apartemen

| | 0 komentar

Sebagai pilihan tempat tinggal, bangunan dalam bentuk horizontal seperti rumah bukan satu-satunya pilihan. Kini, bangunan vertikal seperti apartemen telah banyak dilirik untuk tempat tinggal. Ada keuntungan dan kerugian tersendiri untuk tinggal di apartemen dibandingkan tinggal di rumah. Selain itu, memilih apartemen yang tepat juga sangat penting agar tidak menderita kerugian dan menyesal di kemudian hari. Apa saja plus minus tinggal di apartemen? Lalu bagaimana cara memilih apartemen yang tepat?


Keuntungan Tinggal di Apartemen

Di kota-kota besar, banyak pengembang properti yang marak membangun apartemen. Hal ini karena minat untuk tinggal dalam bangunan tempat tinggal vertikal di daerah perkotaan cukup besar. Penyebabnya antara lain terbatasnya lahan untuk mendirikan pemukiman horizontal atau rumah di daerah perkotaan serta harga tanah yang sudah mahal. Sedangkan apartemen yang dibangun secara vertikal memerlukan lahan yang lebih sedikit sehingga harganya lebih terjangkau.
  Kemacetan yang umum terjadi di kota-kota besar dapat menyebabkan kelelahan saat harus pergi atau pulang dari kantor. Apartemen biasanya dibangun di lokasi-lokasi strategis, yang dekat dengan pusat bisnis atau perkantoran. Maka, dengan tinggal di apartemen yang dekat dengan tempat bekerja akan mampu mengurangi kelelahan dan stres di jalan. Anda juga dapat tiba di tempat tinggal lebih cepat sehingga waktu istirahat lebih banyak.
  Kehidupan masyarakat perkotaan yang sibuk dan cepat membuat pilihan untuk tinggal di apartemen dianggap lebih praktis. Unit apartemen biasanya tidak terlalu besar, sehingga waktu dan energi yang diperlukan untuk membersihkan ruangan tidak terlalu banyak. Mereka juga tidak direpotkan untuk mengurus taman, sarana pembuangan, air, atau sirkulasi udara karena sudah ada pengelola yang bertanggung jawab akan hal itu.
  Tingkat keamanan juga lebih baik karena adanya penjagaan 24 jam dan CCTV yang memantau, sehingga penghuni dapat lebih tenang ketika harus meninggalkan unitnya. Ini merupakan hal yang penting karena sebagian besar masyarakat perkotaan yang bekerja akan lebih banyak menghabiskan waktunya di luar, baik untuk bekerja, makan atau rekreasi.
  Fasilitas yang tersedia di apartemen juga menjadi daya tarik tersendiri. Sarana kebugaran seperti fitness center, kolam renang, jogging track, taman bermain, minimarket, restoran, cafe, dan fasilitas lainnya akan membuat penghuni apartemen tidak perlu pergi terlalu jauh untuk memenuhi kebutuhannya.
 

Kerugian Tinggal di Apartemen

Selain kelebihan dari apartemen, ada pula kekurangan tinggal di apartemen yang perlu diketahui. Misalnya biaya perawatan (maintenance fee) atau service charge yang harus dibayar setiap bulan. Biaya ini untuk membayar penggunaan listrik di tempat umum, lift, kebersihan tempat umum, biaya petugas keamanan, kebersihan, dan lainnya. Biaya ini biasanya dihitung tiap meter persegi dari luas unit apartemen yang dimiliki.
  Tinggal di apartemen tidak sebebas tinggal di rumah, karena ada peraturan dari pengelola yang harus dipatuhi. Misalnya larangan membawa binatang peliharaan. Bagi Anda yang menyukai tanaman, Anda tidak dapat bebas menanam banyak tanaman karena tidak adanya lahan. Anda juga harus bertimbang rasa ketika akan mendengarkan musik atau kegiatan lainnya agar tidak mengganggu penghuni lainnya. Luas apartemen yang tidak terlalu besar mungkin tidak disukai bagi yang telah terbiasa tinggal di rumah dengan ukuran luas.
  Tingkat sosialisasi penghuni apartemen sangat sedikit. Jarangnya bertemu dengan penghuni yang bersebelahan dan ruangan yang tertutup memperkecil hubungan sosialisai antar tetangga. Ditambah dengan tingkat kesibukan yang tinggi dari masing-masing penghuni, membuat keakraban dan sikap tolong menolong dalam hunian ini berkurang.
  Nilai investasi apartemen untuk jangka panjang lebih rendah dibandingkan dengan membeli sebuah rumah. Apabila sebuah unit apartemen dijual setelah jangka waktu yang cukup lama, harga jualnya akan lebih rendah dibandingkan harga jual sebuah rumah. Karena semakin sedikitnya lahan untuk pemukiman sehingga harga tanah akan lebih mahal.
 

Memilih Apartemen

Ketika Anda memutuskan untuk membeli sebuah unit apartemen, ada hal penting yang harus diperhatikan selain fasilitas yang ditawarkan. Cari tahu juga tentang tempat parkir, sistem keamanan, sarana pencegahan dan penanggulangan kebakaran, ketersediaan air, dan lainnya. Hal ini sering terluput dari para pembeli.
  Bila Anda tertarik dengan sebuah iklan apartemen tetapi apartemen tersebut belum dibangun atau belum rampung, sebaiknya Anda menanyakan tentang siapa pengembangnya dan bagaimana kelengkapan surat-surat yang diperlukan untuk mendirikan apartemen. Dalam beberapa kasus, pengembang yang tidak professional tidak kunjung membangun apartemen yang diiklankan atau bangunan setengah jadi dibiarkan terbengkalai. Tentu kejadian ini akan merugikan pihak pembeli.
  Apartemen kini telah menjadi alternatif pilihan tempat tinggal yang trend. Dengan segala kelebihan dan kekurangannya, Anda sendiri yang dapat memutuskan apakah Anda akan senang untuk menempati sebuah apartemen.
Read more...

Cat Ulang Dinding Rumah Anda

| | 0 komentar

Ingin mengganti suasana rumah? Salah satu caranya adalah dengan melakukan cat ulang dinding rumah. Langkah untuk mencat ulang tidak sekedar langsung memoles cat pada dinding rumah. Ada beberapa langkah agar cat menempel dengan baik dan menghasilkan tampilan yang sempurna.
Secara umum, hal yang harus dilakukan ketika akan mencat ulang adalah mempersiapkan dinding agar layak dicat, kemudian dilanjutkan dengan melapisi cat dasar pada dinding dan pengecatan.


Berikut langkah-langkah pengecatan ulang dinding:
  • Tentukan Warna Cat

    Tentukan warna cat untuk ruangan. Aneka ragam warna mungkin membingungkan Anda membuat keputusan. Sebagai bantuan, Anda dapat berdisdkusi dengan keluarga atau berkonsultasi dengan desainer.

    Warna yang dipilih hendaknya tetap serasi dengan perabot rumah yang ada. Tujuannya, agar cat warna tidak saling bertentangan dan terkesan norak.
  • Lindungi Perabot

    Agar perabot tidak terkena cipratan atau tetesan cat, pindahkan perabot ke tempat yang aman. Jika perabot terlalu besar atau tidak memungkinkan untuk dipindahkan, tutupi perabot dengan plastik atau kertas koran. Jika Anda menggunakan lantai parket, jangan lupa untuk menutupinya karena cat dapat meresap dan sulit dibersihkan.
  • Kupas Cat Lama

    Cat lama sebaiknya dikupas agar cat baru menempel dan menghasilkan warna yang baik. Terlebih jika cat lama sudah terkelupas. Untuk hasil maksimal, kupas cat sampai lapisan acian semen terlihat.
  • Cek dan Perbaiki Dinding

    Sebelum mulai mengecat, Anda sebaiknya mengecek kondisi dinding. Hal yang dicek antara lain dengan mengukur kelembapan dinding, sebaiknya kelembapan dinding bernilai rendah. Hal lain dengan mengecek apakah ada rembesan pada dinding, celah, retakan atau bekas paku.

    Jika terjadi kondisi tidak ideal seperti contoh diatas, perbaiki dinding terlebih dahulu sebelum mulai mengecat. Untuk dinding yang lembap dan rembes, bisa dicari tahu penyebabnya dan diperbaiki. Jika terdapat retakan atau bekas paku, perlu ditambal dulu agar dinding menjadi rata. Untuk perbaikan retak atau celah dinding dapat digunakan wallfiller, dempul atau mortar acian. Jika tambalan terasa kurang merekat, Anda dapat memperlebar retakan dan mengisi dengan bahan tambalan tadi. Setelah mongering, ratakan dengan amplas.
  • Bersihkan Dinding

    Bersihkan dinding dari kotoran atau jamur agar cat baru dapat menempel sempurna. Jamur bisa dibersihkan dengan cara dikupas dan diberi lapisan anti jamur.
  • Lapisi dengan Cat Dasar

    Cat dasar yang umum digunakan adalah dengan melapisi wall sealer. Fungsinya adalah agar cat baru dapat merekat sempuran dengan dinding atau dengan cat lama yang masih menempel.

    Jika permukaan dinding telah dikupas sampai terlihat acian semen, cat dasar yang cocok digunakan adalah cat dasar yang bersifat alkali resisting. Yang dimaksud dengan alkali semen adalah semacam air garam dari adukan semen yang belum kering secara sempurna. Reaksi yang ditimbulkan jika cat bertemu dengan alkali adalah cat akan sulit menempel, sehingga dalam beberapa lama cat jadi menggelembung, terkelupas atau rontok.

    Tujuan dilapisinya alkali resisting adalah agar cat tidak langsung bersentuhan dengan semen. Pengaplikasian cat dasar juga berguna agar warna yang diinginkan muncul sempurna. Cat dasar jangan dicampurkan dengan pengencer.
  • Lapisi dengan Lapisan Pertama

    Sebelum melapisi dengan cat pertama, pastikan cat dasar telah kering sempurna. Untuk lapisan pertama, cat dicampur dengan pengencer dengan porsi 5% -20%. Sebagai bahan pengencer, dapat menggunakan tiner atau air.
  • Lapisi dengan Lapisan Kedua

    Ulangi pengecatan setelah lapisan cat pertama kering. Tujuannya agar didapatkan warna yang sesuai dan sempurna. Cat lapisan kedua juga tetap dicampurkan pengencer dengan porsi yang sama (5-20%).
Read more...

Hijau Mengkilap Tanaman Dollar

| | 0 komentar

Tanaman ini sudah mulai dikenal dan popular sejak beberapa tahun lalu. Daun-daun tumbuh sejajar dengan warna hijau berkilat membuat tanaman ini indah dan dapat menjadi salah satu pilihan tanaman di dalam ruangan. Dikenal dengan nama pohon dollar. Bagaimana asal usul tanaman ini dan cara merawat tanaman ini agar tetap cantik?


Tanaman Dollar

Nama latin tanaman yang dikenal dengan tanaman dollar adalah Zamioculcas zamifolia. Berasal dari benua Afrika, di negara Kenya, Tanzania, dan Zanzibar. Tanaman ini termasuk tanaman yang tidak membutuhkan banyak air. Di habitat aslinya, Zamioculcas hidup di padang rumput kering dengan tanah berbatu. Sifat aslinya ini membuat tanaman ini tidak merepotkan dalam perawatannya.
Yang menarik dari Zamioculcas zamifolia atau pohon dollar ini adalah daunnya yang mempunyai ciri khas yaitu daun tumbuh sejajar di sepanjang batangnya dengan jarak yang agak jauh dari satu daun ke daun lainnya. Ini salah satu alasan mengapa disebut dengan pohon dollar. Daun berbentuk simetris, tebal karena mengandung banyak air, daun berwarna hijau tua mengkilap. Jumlah daun yang tumbuh tidak banyak. Daya tarik lain adalah pangkal batang yang dapat membesar sehingga membentuk bonggol yang unik.

Sebagai Tanaman Indoor

Sebagai salah satu tanaman indoor, pohon dollar ini dapat hidup di dalam ruangan yang minim sinar matahari. Untuk menghiasi ruangan, Anda bisa menempatkan tanaman ini dalam ruangan selama 2-3 hari. Setelah berada di dalam ruangan selama periode tersebut, siram dengan sedikit air dan biarkan terkena matahari selama 3 jam. Selanjutnya tanaman bisa diletakkan di dalam ruangan kembali.

Perawatan Pohon Dollar

Agar daun lebih terlihat menarik, Anda dapat menggunakan tisu yang telah dibasahi untuk mengelap daunnya. Sesekali, Anda dapat mencoba membasuh daunnya dengan menggunakan susu yang telah dibasahi pada tisu. Susu dapat membuat daun terlihat lebih mengkilap.
Media tanam Zamioculcas zamifolia adalah sabut kelapa ditambah kompos dan arang kasar dengan perbandingan yang sama. Pilihan lain adalah menggunakan media pakis halus sebagai media tanamnya.
Mengembangbiakan tanaman ini cukup mudah dan ada berbagai cara. Pertama, Anda dapat mencoba melakukan stek daun. Cara ini cukup unik karena hanya sebagian kecil tanaman yang dapat dikembangbiakan denngan cara ini. Daun yang sudah tua dengan panjang 5-10 cm ditanamkan sebagian ke dalam media tanam yang berupa media pakis. Daun selanjutnya akan membentuk bonggol setelah 2-3 bulan. Setelah mencapai 4-5 bulan, tanaman ini siap dipindahkan.
Cara kedua adalah dengan stek batang. Potong batang tanaman sepanjang 15 cm kemudian tanam dalam media tanam. Batang akan berkembang dan ditumbuhi daun-daun. Cara ketiga dilakukan dengan cara memisahkan anakan dari induknya. Jika terlihat tanaman anakan sudah mencapai tinggi 20-30 cm, tanaman dapat dibongkar dan pisahkan anakannya pada tempat lainnya.
Pohon dollar bisa mempercantik taman Anda. Warna hijau mengkilap dari tanaman dollar menambah keindahan taman atau ruangan Anda.
Read more...

Sabtu, 21 November 2015

Makna Warna Rumah Anda

| | 0 komentar

Ingin mengganti suasana rumah? Salah satu cara untuk mengubah suasana rumah adalah dengan mengganti warna cat yang sesuai dengan karakter Anda, selain menyesuaikan keseluruhan interior ruangan. Warna ruangan memainkan peranan penting dalam interior rumah, karena merupakan gambaran karakter dari pemiliknya, memberikan kesan tertentu pada ruangan, memperkuat interior dan menjadi pemersatu keseluruhan ruangan yang ada. Maka sebelum mengecat rumah dan mengatur dekorasi interior rumah, sebaiknya Anda memahami makna dan pengaruh setiap warna.

Memilih Warna Rumah

Sangatlah penting memilih cat rumah Anda dengan saksama. Warna dapat memberi lebih dari sekadar keindahan pada rumah Anda. Sebuah warna dapat memiliki pengaruh dalam mood atau suasana hati seseorang. Warna cerah dan berkilau akan menambah semangat, sementara warna pastel akan membuat suasana tenang dan rileks. Beberapa warna dapat terlihat gelap ketika digunakan pada tembok di dalam gedung, namun warna yang sama juga bisa terlihat terang di luar ruangan.
Karena takut tidak cocok dan dianggap berlebihan, kebanyakan orang menggunakan warna-warna netral seperti putih, krem atau abu-abu untuk mengecat seluruh rumah sehingga tidak dapat menggambarkan diri penghuni. Mengingat pentingnya warna, maka bila Anda berencana mengecat rumah dengan warna baru, ada baiknya Anda mengenal makna yang digambarkan dari warna tertentu.
Perhatikan gambar Color Wheel atau Roda Warna di samping, yang menggambarkan susunan warna. Warna yang terletak pada posisi yang langsung berlawanan pada Color Wheel satu dengan yang lain disebut warna yang saling melengkapi. Jika warna tersebut diletakkan berdampingan, maka akan menambah intensitas warna atau disebut sebagai warna yang berani.
Sedangkan untuk warna yang lebih konservatif dan bukan warna berani, maka pilihlah beberapa variasi terang dan gelap pada warna yang sama. Misalnya memilih hijau tua dan hijau muda. Warna jenis ini disebut sebagai warna monokromatik.

Pengaruh Warna Rumah

Berikut ini keterangan beberapa pilihan warna cat serta penjelasan makna dan pengaruhnya bagi suasana hati Anda:
  • Warna Merah

    Menggambarkan energi penuh, aktif, hangat dan bersemangat. Warna merah secara berlebihan dapat memberikan kesan kemarahan dan ambisi.
  • Warna Kuning

    Warna kuning mengingatkan dengan sinar matahari yang memberikan energi yang baik dan semangat. Sering disamakan dengan warna emas yang menggambarkan kemakmuran dan kemewahan. Dapat diaplikasikan dalam ruang kerja.
  • Warna Biru

    Merupakan warna laut dan langit yang mengesankan ketenangan, kesunyian, kedamaian, kenyamanan dan perlindungan. Efek lainnya adalah memberi kesan lega dan luas. Cocok digunakan untuk kamar tidur.
  • Warna Orange

    Memberi kesan ceria, hangat, bahagia, penuh energi dan membangkitkan semangat. Anda dapat memberi warna ini untuk ruang makan.
  • Warna Hijau

    Warna yang sering dilihat dan menggambarkan alam. Efek dari warna ini adalah memberi suasana harmonis, teduh, santai, alami, menyejukkan, menyegarkan dan menenangkan. Ruang tidur cocok bila menggunakan warna ini.
  • Warna Coklat

    Salah satu warna alam yang memberi kesan hangat, nyaman, alami, akrab dan ketenangan. Dapat digunakan untuk ruang tamu atau ruang keluarga. Coklat juga dapat digunakan pada ruangan yang terlalu besar agar tidak menimbulkan kesan dingin.
  • Warna Putih

    Warna netral yang cocok diaplikasikan dengan warna apapun. Menggunakan warna ini umumnya menggambarkan kebersihan, kepolosan dan kemurnian. Penggunaanya pada ruangan akan memberikan kesan lebih besar pada ruangan. Bila berlebihan akan menggambarkan steril dan dingin. Jika Anda memiliki dapur modern, warna ini juga cocok untuk menunjukkan kebersihan dapur Anda.
  • Warna Abu-abu

    Biasa digunakan untuk rumah bergaya minimalis. Membuat suasana stabil, luas, menentramkan. Terlalu banyak menggunakan warna ini akan membuat suasana dingin dan luas secara berlebihan.
  • Warna Hitam

    Warna yang memberi suasana penuh perlindungan, gagah, megah, dan elegan.
Mengubah suasana juga bisa dilakukan tanpa harus mengecat rumah secara keseluruhan. Anda dapat menata ulang interior ruangan. Ini juga cocok untuk Anda yang tidak ingin mengecat rumah atau masih takut dalam mengaplikasikan warna. Misalnya, dengan tetap membiarkan dinding dengan warna netral dan warna-warna dapat diaplikasikan pada lampu meja, karpet, gorden, sofa, sprei, meja, cover cushion bantal sofa, atau pada pajangan yang diletakkan dalam ruangan. Warna-warna dari perabot rumah tangga ini yang selanjutnya akan memberi warna pada ruangan.
Anda dapat juga menggunakan warna turunan sehingga dapat diaplikasikan lebih dari satu warna dalam ruangan. Warna ruangan dapat pula berbeda-beda tetapi harus ada penghubung sehingga rumah tetap terasa sebagai satu kesatuan. Kini, Anda dapat mengekspresikan diri secara bebas saat melakukan renovasi rumah Anda.
Read more...

Membuat Ruang Kerja di Rumah

| | 0 komentar

Bekerja tanpa harus mengalami macet atau tidak perlu pergi pagi dan pulang malam adalah impian dari para pekerja. Hal ini bisa direalisasikan dengan membuat tempat bekerja di rumah. Hal pertama untuk mendukung Anda bekerja secara maksimal di rumah adalah dengan membuat desain ruang kerja secara tepat.


Hal yang harus diperhatikan ketika membuat ruangan kerja antara lain:

Letak Ruang Kerja

Anda mungkin biasa mengerjakan pekerjaan di tempat tidur, ruang keluarga atau bahkan ruang makan. Bekerja pada ruangan tersebut akan menyulitkan Anda untuk berkonsentrasi yang dapat mengakibatkan pekerjaan tidak selesai sempurna. Selain itu, hal itu dapat mengganggu anggota keluarga lain yang membutuhkan ruangan tersebut. Maka, sebaiknya dibuatkan ruangan khusus untuk bekerja.
Anda dapat memanfaatkan ruang kosong yang tidak terpakai atau kamar tidur yang belum digunakan. Ruangan yang dibutuhkan untuk bekerja tidak perlu terlalu besar, yang penting cukup untuk meletakkan meja dan kursi. Bahkan area di bawah tangga juga bisa cocok dijadikan ruang kerja yang cukup nyaman (lihat gambar ilustrasi di awal artikel). Jika ruangan cukup besar, Anda dapat menambahkan rak dan buku-buku serta berbagai hiasan yang sesuai dengan karakter Anda dan dapat membuat Anda merasa nyaman.

Sirkulasi

Ruangan kerja harus memiliki sirkulasi udara yang baik. Akan lebih baik jika ruangan memiliki bukaan dan ventilasi yang baik. Jika diperlukan, dapat dipasang penyejuk udara (AC). Pastikan kapasitas AC sesuai dengan ukuran ruangan. Sirkulasi udara penting agar ruangan menjadi nyaman untuk bekerja.
Selain sirkulasi udara, penting juga memperhatikan sirkulasi orang. Jika ada karyawan, pintu masuk ruang kerja sebaiknya berbeda dengan pintu masuk rumah. Ruangan kerja juga sebaiknya dapat diakses langsung dari teras rumah, tanpa perlu masuk dulu ke dalam rumah.

Peralatan Kerja

Peralatan kerja yang wajib ada adalah meja dan kursi. Namun, diperlukan juga beberapa penunjang kerja seperti komputer, telepon, buku-buku, rak buku, tempat penyimpanan filing dan dekorasi untuk mempercantik ruangan.
Ukuran peralatan kerja harus disesuaikan dengan ukuran ruangan. Jika ruangan tidak terlalu besar, sesuaikan dengan ukuran meja dan kursi yang akan dipakai. Untuk memaksimalkan fungsi peralatan ruang kerja, maka dapat menggunakan furniture yang didesain sendiri daripada membeli furniture yang sudah jadi. Cara lainnya adalah dengan menggunakan furniture multi fungsi, misalnnya menggunakan kursi tunggu yang dapat menjadi media penyimpanan.
Selain menyesuaikan dengan ukuran, pemilihan peralatan kerja harus memenuhi kenyamanan dan keselamatan penggunanya. Misalnya dengan memilih kuris kerja yang tidak terlalu keras, tidak terlalu empuk dan tidak menyebabkan sakit pinggang.

Peletakan Peralatan Kerja

Posisi untuk meletakkan peralatan kerja berpengaruh dalam menciptakan kenyamanan bekerja dan sirkulasi orang. Rencanakan di mana peralatan akan diletakkan agar tidak mengganggu aktivitas atau sirkulasi orang. Segi kenyamanan juga wajib diperhatikan. Misalnya, dengan tidak meletakkan komputer membelakangi jendela karena akan menyilaukan saat Anda melihat layar komputer. Posisi yang paling baik adalah komputer diletakkan di samping jendela.

Dengan mendesain ruangan kerja secara tepat, bekerja di rumah akan terasa nyaman tanpa harus mengganggu dan terganggu dengan anggota keluarga lainnya. Bahkan bekerja dari rumah bisa membuat hasil pekerjaan lebih baik karena Anda dapat bekerja dengan nyaman.
Read more...

Popular Posts

Blogger templates

Blogroll

About

Blog Archive

Archives

Diberdayakan oleh Blogger.

Love Reading


Pages

 

Designed by: Compartidísimo
Images by: DeliciousScraps©