Tampilkan postingan dengan label Travel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Travel. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 21 November 2015

Kawah Ijen

| | 0 komentar

Kawah Ijen merupakan salah satu kawasan wisata yang dapat Anda kunjungi selama liburan di Jawa Timur. Kawah yang terletak di Gunung Ijen ini merupakan salah satu kawah paling asam yang terbesar di dunia. Di mana lokasi Ijen? Apa yang menarik dari kawah yang bisa dengan cepat melarutkan tubuh manusia?


Ijen

Kawah Ijen terletak di puncak Gunung Ijen yang merupakan salah satu dari rangkaian gunung berapi di Jawa Timur seperti Bromo, Semeru, dan Merapi. Gunung Ijen terletak di sebelah timur Gunung Merapi (di Jawa Timur juga terdapat gunung yang memiliki nama yang sama dengan gunung di Jawa Tengah yaitu Gunung Merapi). Kawasan Wisata Kawah Ijen atau Cagar Alam Taman Wisata Ijen terletak di wilayah Kecamatan Licin, Kabupaten Banyuwangi dan Kecamatan Klobang, Kabupaten Bondowoso.
Kawah Ijen terletak di ketinggian 2.368 meter di atas permukaan laut. Yang menarik adalah kawah ini terletak di tengah kaldera yang terluas di Pulau Jawa. Ukuran kaldera sekitar 20 kilometer. Ukuran kawahnya sendiri sekitar 960 meter x 600 meter dengan kedalaman 200 meter. Kawah ini terletak di kedalaman lebih dari 300 meter di bawah dinding kaldera.
Mengapa Kawah Ijen merupakan salah satu kawah paling asam terbesar di dunia? Tahukah Anda berapa derajat keasaman (pH) dari kawah ini? Kawah ini memiliki tingkat keasaman yang sangat tinggi yaitu mendekati nol sehingga bisa melarutkan tubuh manusia dengan cepat. Selain itu, suhu kawah yang mencapai 200 derajat celcius menambah takjub akan kawah yang sangat besar ini. Namun, dibalik angka-angka yang membuat rasa takut tersebut, ternyata kawah ini menyajikan pesona keindahan yang juga menakjubkan. Keindahan apa saja yang bisa Anda dapatkan di Kawah Ijen?

Pesona Keindahan Kawah Ijen

Kawah Ijen dari atas Gunung Ijen terlihat sangat indah. Kawah ini merupakan danau yang besar berwarna hijau kebiruan dengan kabut dan asap belerang yang sangat memesona. Selain itu, udara dingin dengan suhu 10 derajat celcius, bahkan bisa mencapai suhu 2 derajat celcius, akan menambah sensasi tersendiri. Berbagai tanaman yang hanya ada di dataran tinggi juga dapat Anda temukan, seperti Bunga Edelweis dan Cemara Gunung.
Saat pagi hari, ketika matahari mulai menyinari kawasan Kawah Ijen, pemandangan yang indah dapat Anda nikmati. Kawah Ijen yang berwarna hijau kebiruan akan ditambah cahaya matahari yang berwarna keemasan memantul di kawah tersebut. Pemandangan menakjubkan juga dapat Anda peroleh dengan menyaksikan pesona keindahan Gunung Merapi yang berdekatan. Gunung Merapi memiliki kemiripan bentuk dengan Gunung Ijen. Saat yang paling tepat untuk menyaksikan keindahan Ijen adalah pada pagi hari.
Untuk menuju Kawah Ijen, Anda harus menyusuri jalan setapak menyusuri tebing kaldera. Jangan lupa membawa penutup hidup karena kadang asap belerang tertiup angin melewati jalur tersebut. Anda juga dapat mengelilingi kaldera di kawasan ini yang memakan waktu mencapai 8 hingga 10 jam berjalan kaki.

Penambang Belerang Tradisional

Salah satu yang menjadi perhatian pengunjung di kawasan Kawah Ijen adalah adanya penambang belerang tradisional. Mereka dengan berani mendekati danau untuk menggali belerang dengan peralatan sederhana lalu dipikul dengan keranjang.
Para penambang belerang ini mengambil belerang dari dasar kawah. Di sini asap cukup tebal, namun dengan peralatan penutup hidung sekadarnya seperti sarung, mereka tetap mencari lelehan belerang. Lelehan belerang didapat dari pipa yang menuju sumber gas vulkanik yang mengandung sulfur. Gas ini dialirkan melalui pipa lalu keluar dalam bentuk lelehan belerang berwarna merah. Setelah membeku belerang berwarna kuning.
Setelah belerang dipotong, para penambang akan memikulnya melalui jalan setapak. Beban yang dipikul cukup berat antara 80 hingga 100 kg. Para penambang sudah terbiasa memikul beban yang berat ini sambil menyusuri jalan setapak di tebing kaldera menuruni gunung sejauh 3 kilometer.

Menuju Kawah Ijen

Anda dapat mencapai Kawah Ijen melalui dua alternatif rute. Berikut ini rute yang sering digunakan oleh para pengunjung Kawah Ijen:
  • Banyuwangi

    Rute ini lebih sulit dilalui karena kondisi jalan yang buruk. Biasanya digunakan oleh para pendaki untuk rute pendakian Gunung Ijen. Rute ini dapat ditempuh dari Banyuwangi, lalu menuju Kecamatan Licin. Dari Licin menuju Jambu lalu ke Patulding. Dari Patulding Anda tinggal berjalan kaki melewati jalan setapak dan tebing kaldera sejauh 2 kilometer menuju Kawah Ijen. Total jarak tempuh melewati rute ini adalah 38 kilometer.
  • Bondowoso

    Rute ini lebih mudah dilalui karena kondisi jalan yang bagus dan relatif mulus. Rute ini dapat ditempuh dari Bondowoso, lalu menuju Wonosari, lalu ke Sempol dan akhirnya ke Patulding. Dari Patulding Anda tinggal berjalan kaki melewati jalan setapak dan tebing kaldera sejauh 2 kilometer menuju Kawah Ijen. Jarak tempuh melewati rute ini adalah 70 kilometer dengan pemandangan pohon kopi dan hutan pinus yang memesona.
Anda dapat menuju Bondowoso maupun Banyuwangi dengan transportasi umum dari Surabaya. Jarak dari Surabaya ke Bondowoso maupun Banyuwangi kurang lebih 200 kilometer. Untuk alasan keamanan, Kawah Ijen ditutup mulai pukul 14.00 karena intensitas asap belerang yang beracun meningkat setelah jam tersebut.

Kawah Ijen

Kawah Ijen merupakan salah satu pesona keindahan alam Indonesia. Banyak turis mancanegara dan turis lokal mengunjungi kawasan Ijen untuk menyaksikan pesona keindahan alam dan keunikan penambang belerang secara tradisional di Kawah Ijen. Anda tertarik untuk mengunjunginya pada liburan kali ini?
Read more...

Taman Bunga Nusantara

| | 0 komentar

Berekreasi di taman bunga dengan udara sejuk tentu hal yang menyenangkan, apalagi jika taman tersebut seluas 35 hektar. Daerah luas dengan hamparan tanaman hijau, bunga-bunga cantik yang tertata rapi, dan bebas polusi. Itulah gambaran dari tempat rekreasi Taman Bunga Nusantara di Puncak. Beralamat di Jl. Mariwati KM 7, Desa Kawungluwuk, Kecamatan Sukaresmi, Cipanas, Cianjur, Jawa Barat, taman ini menyajikan berbagai jenis bunga baik bunga lokal maupun yang berasal dari luar negeri.

Taman Bunga Nusantara


Harga tiket untuk masuk ke Taman Bunga Nusantara, yang telah berdiri pada tahun 1995 adalah sebesar Rp 15.000,- per orang sedangkan biaya tiket parkir hanya Rp 2.000,- untuk sepeda motor dan Rp 5.000,- untuk mobil. Anda dapat melihat sebuah taman yang sangat luas sejauh mata memandang. Di depan pintu masuk, Anda bisa mengabadikan suasana dengan berfoto bersama teman atau keluarga patung burung merak. Burung merak ini sangat unik karena disusun dari berbagai tanaman dan bunga. Selain burung merak, ada juga yang disusun menyerupai kelinci, panda, dan binatang lainnya.
Bila Anda lupa dengan waktu kedatangan Anda, jangan khawatir dulu, karena terdapat jam raksasa yang selalu berputar. Jam ini terbuat dari taman dan berputar seperti jam pada umumnya. Namun, Anda harus berada pada ketinggian tertentu untuk bisa melihat jam raksasa ini, karena posisinya yang mendatar. Unik bukan?

Taman Labirin


Hal unik lainnya adalah Taman Labirin. Sebuah taman yang berdinding tanaman menyerupai tembok pembatas setinggi manusia dan membentuk lorong-lorong di mana tujuan akhir Anda memasuki labirin ini adalah mencapai daerah yang terdapat di tengan labirin ini. Namun, bila Anda tidak ingin tersesat, Anda bisa berkomunikasi dengan teman Anda yang menaiki sebuah menara pengawas yang berjarak kira kira 20 meter dari pintu masuk labirin.
Taman yang luas ini merupakan tempat favorit bagi anak-anak yang senang berlari-lari. Di Taman Bunga Nusantara juga menyediakan berbagai taman lain dengan suasana berbeda. Seperti Taman Paris, Taman Jepang, atau Taman Bali. Tanaman dan bunga pada taman ini merupakan ciri khas dari daerah-daerah tersebut. Begitu juga dengan dekorasi taman yang telah disesuaikan, sehingga Anda dapat merasakan suasana daerah masing-masing.

Fasilitas Lainnya di Taman Bunga Nusantara

Fasilitas lainnya adalah danau angsa, amphitheater, kereta datto, mobil wira-wiri bila Anda ingin berkeliling taman tanpa perlu berjalan kaki yang dilengkapi dengan rekaman sura pemandu yang menjelaskan tentang tempat ini. Di dekat pintu keluar, Anda akan melihat rumah kaca dengan luas 2.200 m2 dengan lebih dari 3000 panel kaca yang menyimpan beraneka macam tanaman. Sebelum pulang, jangan lupa untuk membeli souvenir di toko souvenir, ataupun membeli koleksi tanaman hias di bursa bunga dan tanaman hias. Maka, perlu dipikirkan apakah Taman Bunga Nusantara akan menjadi tempat wisata Anda berikutnya untuk mengisi waktu liburan Anda.
Read more...

Gelanggang Samudra Ancol

| | 0 komentar

Ingin mengajak liburan anak-anak di akhir pekan ini? Cobalah untuk mengunjungi Gelanggang Samudra yang ada di kawasan Ancol. Di sini Anda bersama anak-anak dapat menyaksikan berbagai tingkah lucu satwa yang sudah terlatih. Hewan darat seperti berang-berang, beruang madu dan kuda nil serta hewan laut seperti singa laut, lumba-lumba dan paus putih siap menghibur anak-anak Anda dengan berbagai atraksi yang menarik. Ditambah dengan menonton pertunjukan 4 dimensi dapat menjadikan pengalaman tersendiri untuk Anda dan anak Anda.


Gelanggang Samudra Ancol merupakan sebuah oseanarium atau oceanarium. Oseanarium merupakan taman mamalia laut dan mahluk laut lainnya. Selain menikmati rekreasi bersama keluarga, di sini Anda akan mendapatkan berbagai pengetahuan yang menarik mengenai mamalia laut seperti lumba-lumba, paus, singa laut, dan binatang laut lainnya. Gelanggang Samudra Ancol juga menjadi sarana konservasi satwa laut.
Ada 4 wahana utama yang terdapat di Gelanggang Samudra, Ancol. Pertama, adalah wahana pertunjukan Aneka Satwa, wahana pertunjukan Singa Laut, wahana pertunjukan Lumba-Lumba dan Paus Putih, serta wahana Sinema 4D atau 4D Theatre. Dalam 1 hari ada 3 kali pementasan untuk masing-masing wahana, atau di hari libur akan ditambahkan jumlah pementasan untuk setiap wahana. Agar tidak terlewat, Anda dapat melihat jam pertunjukan yang ada di depan wahana. Setelah selesai menyaksikan satu pertunjukan, petugas akan menganjurkan Anda untuk menyaksikan perunjukan berikutnya. Bila Anda ingin menyaksikan semua pertunjukan, sebaiknya mengikuti petunjuk tersebut agar Anda tidak tertinggal sehingga harus menunggu lebih lama.

Aneka Satwa


Pertunjukan paling awal, Anda dapat menyaksikan pentas aneka satwa. Pertunjukan akan dimulai dengan aksi dari 2 ekor berang-berang. Mereka akan beraksi dengan berjalan di atas lingkaran yang menyerupai roda, naik sepeda, berjualan bakso dan bermain basket. Selanjutnya, akan tampil beruang madu yang beraksi dengan berputar, menangkap hula hup, mengendarai mobil dan berolahraga. Kehadiran kuda nil besar yang diiringi dengan musik Jawa merupakan bagian terakhir.
Menurut pelatihnya, berat badan kuda nil ini lebih dari 1 ton. Pelatih akan memberikan makanan seperti sayur-sayuran dan buah-buahan dalam jumlah banyak sekaligus. Kuda nil yang membuka mulut besarnya sambil mengunyah makanan menjadi penutup pertunjukan. Tingkah dari satwa-satwa tersebut akan membuat Anda dan anak-anak tertawa karena ditambah komentar dari pengisi suara yang lucu dan cocok dengan tingkah satwa.

Singa Laut

Jadwal pertunjukan setelah itu adalah pentas singa laut. Kehadiran 3 ekor singa laut yang berjalan masuk ke arena akan menarik perhatian penonton. Mereka akan mengibarkan bendera sebagai tanda pertunjukan dimulai. Singa laut dapat melakukan gerakan-gerakan yang mengundang tawa seperti sikap hormat dan berguling. Mereka juga akan mempertunjukan kepandaiannya dengan menjawab soal matematika, mengambil bola, berjalan di atas drum dan membawa boneka di atas kolam renang tanpa menjatuhkannya. Sikap dan celoteh dari pelatih semakin menghidupkan pertunjukan. Selesai pertunjukan, Anda dapat minta cium dan berfoto dengan singa laut ini.

Lumba-Lumba dan Paus Putih


Lumba-lumba dan paus putih siap beraksi di pentas lumba-lumba. Wahana ini yang sering menjadi favorit bagi pengunjung Gelanggang Samudra. Tiga orang pelatih yang energik akan memandu aksi dari mamalia laut ini. Lumba-lumba yang pandai meloncat di air dibuktikan dengan diperlihatkan seekor lumba-lumba yang mampu menyentuh bola yang digantung tinggi. Seorang pelatih akan berdiri di punggung 2 ekor lumba-lumba dan mamalia ini akan mengajak pelatihnya berkeliling kolam. Aksi lainnya adalah berenang bersama, dengan memegang siripnya, lumba-lumba menarik pelatih mereka berekeliling kolam menyapa penonton. Lumba-lumba juga pandai berhitung dengan menjawab soal dari penonton. Di bagian akhir, lumba-lumba akan mengepakkan ekor mereka di atas air. Hasilnya, penonton bagian depan akan terkena percikan airnya.
Sesi kedua dari pertunjukan lumba-lumba dan paus putih adalah aksi dari 2 ekor paus putih atau disebut Beluga. Merupakan satwa pendatang baru di Gelanggang Samudra. Habitat asalnya, mereka hidup di daerah dingin. Agar sesuai, suhu air kolam sudah disesuaikan dengan habitat asal mereka yaitu 21° Celcius. Aksi mereka antara lain dengan berdansa di dalam air dengan pelatihnya, mereka juga bernyanyi dengan mengeluarkan suara melengking yang merupakan salah satu sarana komunikasi dari satwa ini.
Mereka juga akan mencium 2 orang penonton terpilih, salah seekor paus putih kemudian akan meminta agar bertukar penonton yang dicium, setelah bertukar, kejutan akan menanti 2 orang tersebut. Moderator juga akan meminta penonton yang ingin memegang paus putih ini untuk mendekat ke pinggir kolam dan byurr... paus tersebut akan menyemburkan air dari mulutnya kepada mereka. Pada salah satu bagian, paus juga akan naik di pinggir kolam dekat pelatih untuk mempertunjukan keseluruhan tubuh mereka. Ini akan menarik perhatian, karena paus putih merupakan mamalia laut besar, dengan wajah lucu mirip lumba-lumba dan dengan kulit licin serta warna putih yang menarik.

Sinema 4D

Wahana lain yang tidak kalah seru adalah Sinema 4D atau pertunjukan 4 dimensi. Anda harus mengantri untuk masuk ke dalam bangunan teater ini. Di dalam, petugas akan membagikan kacamata 3 dimensi. Setelah menunggu beberapa lama di depan pintu, penonton akan masuk ke dalam teater. Film yang disajikan berdurasi kurang lebih 15 menit.
Dengan memakai kacamata 3 dimensi, Anda akan merasakan gambar ada di depan Anda dan seolah dapat disentuh, ditambah dengan kursi yang dapat bergoyang-goyang dan semburan air atau angin pada adegan tertentu sehingga Anda dapat mesakana suasana sesungguhnya. Ada 5 pilihan jadwal pada hari Senin sampai Sabtu dan 2 kali ekstra pertunjukan pada hari Minggu dan hari Libur. Tapi, Anda hanya dapat menontonnya satu kali karena untuk masuk ke dalam wahana ini harus menggunakan tiket yang terdapat pada tiket masuk.

Gelanggang Samudra

Gelanggang Samudra Ancol dapat menjadi tempat rekreasi yang mendidik. Anda dapat mengenalkan berbagai satwa pada anak Anda. Selain itu, terdapat akuarium air tawar yang menampilkan berbagai ikan air tawar yang berada di sungai baik di Indonesia maupun luar negeri. Anda juga dapat mengunjungi akuarium air laut yang akan menyajikan berbagai ikan air laut yang lucu dan unik. Anda juga dapat mengunjungi area wisata belajar sebagai sarana belajar yang baik bagi putra-putri Anda.
Selain berbagai sarana edukasi, terdapat juga beberapa permainan menarik berupa wahana ride seperti Kiddy Bumper Car yang disebut Laga Logon, Boto-boto yaitu permainan miniatur pesawat yang berputar-putar untuk anak-anak, serta Ubur-ubur yaitu ballon ride. Wahana permainan ini dapat menambah senang rekreasi Anda di Gelanggang Samudra.
Ancol memang menawarkan berbagai lokasi wisata menarik. Anda dapat mengunjungi Dufan, Atlantis, Sea World, dan juga jangan lupa Gelanggang Samudra. Gelanggang Samudra Ancol merupakan oseanarium (oceanarium) yang menawarkan rekreasi, konservasi, dan pendidikan untuk seluruh keluarga. Wisata di dalam kota Jakarta dapat menjadi menarik dan mendidik bagi anak-anak Anda.

Gelanggang Samudra

Jam Buka:
Senin-Minggu: 09.30 - 17.00 WIB

Ancol Taman Impian
Jalan Lodan Timur 7
Jakarta
14430
Telp: (021) 6471 1111
Read more...

Berwisata di Gunung Bunder

| | 0 komentar

Jika Anda suka mengunjungi air terjun, salah satu wisata alam yang menarik untuk dikunjungi adalah Curug Seribu. Curug atau air terjun ini merupakan salah satu air terjun tertinggi di Jawa Barat. Dengan ketinggian sekitar 100 meter, air terjun ini menyajikan pemandangan yang begitu memukau. Suara gemuruh air terjun ini bisa terdengar dari jarak yang cukup jauh karena selain tinggi, debit air yang jatuh bebas dari air terjun ini juga banyak. Jika Anda tertantang untuk sedikit berpetualang, mengunjungi air terjun ini tentulah menarik. Tapi ini hanyalah salah satu dari sekian banyak curug yang terdapat di Gunung Bunder.


Gunung Bunder

Curug Seribu terletak di daerah kawasan wisata Gunung Salak Endah, tepatnya di Wana Wisata Gunung Bunder, Pamijahan, yang masih berada di wilayah Kabupaten Bogor. Ketika Anda sampai di kota Bogor, pilih arah IPB. Setelah beberapa kilometer melewati IPB, Anda akan menemukan sebuah jalan menuju ke Gunung Bunder melewati Cikampak dengan jalur yang sedikit sulit, atau alternatif lain melewati Cibatok yang relatif lebih aman untuk kendaraan roda empat jenis. Tempat ini termasuk dalam kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak.
Gunung Bunder sendiri merupakan hutan milik Perhutani yang sebagian besar ditumbuhi pohon pinus. Di kawasan Gunung Bunder, Anda bisa menemukan beberapa tempat wisata menarik seperti Curug Cadas, Curug Cihurang, Curug Ngumpet, Curug Cigamea, Curug Pangeran, dan Curug Seribu. Selain itu, terdapat juga kawasan wisata Kawah Ratu.
Dengan ketinggian mencapai 1050 meter dari permukaan laut, Wana Wisata Gunung Bunder adalah tempat yang sejuk dan masih cukup alami. Dan lokasi ini bisa menjadi alternatif wisata selain kawasan Puncak yang sudah cukup padat.
Di kawasan ini juga terdapat camping ground bagi Anda yang senang berkemah, dan juga tersedia fasilitas outbound. Anda juga rute treking dan hiking yang bisa ditelusuri untuk menuju berbagai air terjun di kawasan ini.
Mari kita berkeliling di kawasan Gunung Bunder sambil berwisata di sana.

Curug Seribu

Curug Seribu merupakan salah satu kawasan wisata paling favorit yang sering dikunjungi di kawasan wisata Gunung Bunder. Setelah memarkir kendaraan bermotor, Anda bisa menempuh jalur yang cukup sulit sekitar 1 jam perjalanan kaki. Jalur yang harus ditempuh cukup sulit, yaitu melewati jalan setapak yang cukup curam. Sehingga bagi Anda yang memiliki kelemahan fisik atau memiliki penyakit, sebaiknya tidak mencoba menuju Curug Seribu.
Namun, di sepanjang perjalanan, Anda akan melewati daerah yang indah. Bahkan Anda bisa menjumpai beberapa air terjun kecil. Anda juga bisa menemukan beberapa ekor kera yang berada di jalur menuju Curug Seribu.
Ketika mendekati Curug Seribu, Anda akan mulai mendengar suara gemuruh air terjun. Begitu sampai di Curug Seribu, Anda akan takjub dengan ketinggian air terjun ini yang mencapai lebih dari 100 meter dan air yang jatuh dari air terjun ini begitu banyak. Air yang jernih dan menyegarkan mengalir di air terjun ini. Anda bisa bermain di bawah air terjun tersebut. Namun, berhati-hati agar jangan langsung berada di bawah lokasi air terjun.
Air terjun ini meski musim kemarau tetap deras. Oleh karena itu, di musim hujan, Anda perlu ekstra hati-hati. Karena bisa jadi Anda terseret arus yang deras dari air terjun ini.

Curug Ngumpet

Curug Ngumpet memang tidak setinggi Curug Seribu. Namun untuk mencapai Curug Ngumpet tidaklah sesulit saat mencapai Curug Seribu. Dari pintu masuk hanya berjalan kaki sekitar 15 menit hingga 30 menit dengan jalur yang tidak sesulit menuju Curug Seribu meski juga harus tetap berhati-hati. Ketinggian Curug Ngumpet tidak sampai 50 meter.
Tetapi, Anda juga bisa menikmati keindahan alam di Curug Ngumpet. Kawasan di sekitar Curug Ngumpet masih alami. Mungkin karena letaknya yang masih agak terpencil, sehingga dinamakan Curug Ngumpet.

Curug Cigamea

Curug Cigamea memiliki ketinggian yang mirip dengan Curug Ngumpet. Air terjun di Curug Cigamea juga indah. Dan jalur setapak yang harus ditempuh juga tidak jauh dari pintu masuk. Dengan berjalan kaki sekitar 15-30 menit, Anda bisa dengan mudah mencapai air terjun ini. Dan juga banyak warung kecil yang menyediakan makanan dan minuman di kawasan ini.
Dengan menyusuri jalur setapak, di kawasan berupa tebing. Mula-mula, Anda akan menemukan air terjun kecil menuju Curug Cigamea. Lalu Anda akan menemukan sebuah air terjun di tebing yang curam. Lalu tidak jauh di sana, terdapat air terjun utama dengan ketinggian sekitar 50 meter.
Dengan membayar sekitar Rp 20.000,- per orang, Anda juga bisa menggunakan flying fox untuk mencapai air terjun ini. Pengelola menyediakan fasilitas flying fox yang memang cukup menantang karena menyeberangi jurang menuju Curug Cigamea.
Curug Cigamea merupakan air terjun yang paling sering dikunjungi di kawasan wisata Gunung Bunder karena memiliki fasilitas yang lebih lengkap dibanding air terjun lainnya. Air terjun ini, menarik untuk dikunjungi bersama seluruh anggota keluarga. Karena jaraknya yang tidak terlalu jauh dan tidak terlalu sulit dicapai oleh seluruh keluarga. Anda juga bisa berenang di kolam di dasar air terjun yang tidak berbahaya.

Curug Cihurang

Curug Cihurang juga relatif aman untuk dikunjungi. Di kawasan ini terdapat camping ground atau lahan perkemahan, di mana Anda bisa berkemah dan menginap di kawasan wisata Gunung Bunder. Air terjun ini juga tidak terlalu tinggi. Namun Anda bisa menikmati bermain air dan berenang di kawasan Curug Cihurang.
Curug Cihurang telah dilengkapi berbagai fasilitas bermain dan tidak sealami curug lainnya. Namun, ini bisa menjadi tempat wisata yang cocok bagi seluruh keluarga.

Curug Pangeran

Tidak jauh dari Curug Ngumpet, Anda bisa menjumpai Curug Pangeran. Curug ini termasuk berukuran kecil. Namun Anda bisa berenang dan bermain di kawasan ini dengan aman.

Curug Cadas Ngampar

Curug Cadas Ngampar, juga berada di lokasi wisata Gunung Bunder. Di kawasan ini, Anda bisa menemukan beberapa lokasi air terjun seperti Curug Puteri dan Curug Pengantin. Dinamakan Curug Cadas, karena banyak bebatuan cadas di daerah ini, khususnya di aliran sungai.

Kawah Ratu

Selain wisata mengunjungi air terjun, di kawasan wisata Gunung Bunder, Anda juga bisa mengunjungi Kawah Ratu. Kepundan kawah ini selalu mengeluarkan gas H2S dengan bau yang khas.
Untuk menuju Kawah Ratu, juga harus melewati trek yang sulit dan jauh yaitu sekitar 14 kilometer berjalan kaki atau sekitar 3 hingga 4 jam perjalanan dengan berjalan kaki.
Dan seperti kawasan lainnya di Gunung Bunder, selama perjalanan menuju Kawah Ratu, Anda akan menikmati pemandangan alam yang sungguh indah di kawasan ini. Begitu juga, ketika sampai di Kawah Ratu, Anda akan menjumpai fenomena alam yang begitu indah di Kawah Ratu, termasuk mendengar suara gemuruh kawah akibat adanya proses di perut bumi.
Jangan lupa, selalu perhatikan petunjuk di kawasan Kawah Ratu untuk menghindari bahaya. Misalnya ada papan petunjuk larangan berkemah di lokasi tertentu. Atau juga ada larangan berjongkok agar tidak menghirup gas beracun. Dan juga perhatikan petunjuk status Kawah Ratu, apakah dalam kondisi normal atau berbahaya.

Menginap di Gunung Bunder

Mengingat begitu banyak kawasan yang bisa dikunjungi di kawasan wisata Gunung Bunder, tentunya Anda tidak bisa mengunjungi semua tempat sekaligus. Anda bisa menginap di kawasan ini. Ada 2 pilihan untuk menginap. Jika Anda seorang petualang, di lokasi ini tersedia camping ground untuk berkemah.
Namun jika Anda ingin berlibur dengan lebih nyaman, di sini juga tersedia beberapa vila dan resor untuk menginap. Salah satu yang cukup terkenal di tempat ini adalah The Michael Resort yang merupakan resor mewah dengan fasilitas yang lengkap.

Wisata Alam Gunung Bunder

Saat berwisata di sini, setiap lokasi wisata terdapat pintu masuk di mana pengunjung harus membayar ongkos masuk. Sebaiknya selalu minta tiket tanda masuk di setiap pintu, karena menurut beberapa pengunjung, beberapa oknum petugas menarik biaya melebihi ongkos yang seharusnya.
Kawasan wisata Gunung Bunder memang tempat yang menarik untuk dikunjungi. Beberapa lokasi wisata yang penuh tantangan seperti Curug Seribu dan Kawah Ratu, hingga air terjun yang cocok dikunjungi keluarga seperti Curug Cigamea dan Curug Ngumpet bisa Anda kunjungi di sini sambil menikmati keindahan alam yang memukau di lokasi Gunung Bunder yang termasuk Taman Nasional Gunung Halimun Salak.
Read more...

Monas atau Monumen Nasional Jakarta

| | 0 komentar

Monas atau Monumen Nasional merupakan icon kota Jakarta. Terletak di pusat kota Jakarta, menjadi tempat wisata dan pusat pendidikan yang menarik bagi warga Jakarta dan sekitarnya. Monas didirikan pada tahun 1959 dan diresmikan dua tahun kemudian pada tahun 1961. Monas selalu ramai dikunjungi wisatawan untuk melihat keindahan kota Jakarta dari puncak Monas, menambah wawasan sejarah Indonesia di ruang diorama ataupun menikmati segarnya hutan kota seluas kira-kira 80 hektar di tengah kota Jakarta.
Setiap hari libur, Monas selalu dikunjungi banyak wisatawan. Di sini Anda bisa menikmati banyak jenis wisata dan bahan pendidikan. Anda bisa menaiki monumen yang menjulang tinggi hingga ke puncak Monas. Anda juga dapat berolahraga bersama teman dan keluarga. Anda juga bisa menikmati taman yang indah dengan berbagai pepohonan yang rimbun dan asri. Atau Anda bisa menikmati hiburan air mancur yang menarik.

Sejarah Monas

Monas mulai dibangun pada bulan Agustus 1959. Keseluruhan bangunan Monas dirancang oleh para arsitek Indonesia yaitu Soedarsono, Frederich Silaban dan Ir. Rooseno. Pada tanggal 17 Agustus 1961, Monas diresmikan oleh Presiden Soekarno. Dan mulai dibuka untuk umum sejak tanggal 12 Juli 1975.
Sedangkan wilayah taman hutan kota di sekitar Monas dahulu dikenal dengan nama Lapangan Gambir. Kemudian sempat berubah nama beberapa kali menjadi Lapangan Ikada, Lapangan Merdeka, Lapangan Monas dan kemudian menjadi Taman Monas.

Ukuran dan Isi Monas

Monas dibangun setinggi 132 meter dan berbentuk lingga yoni. Seluruh bangunan ini dilapisi oleh marmer.
  • Lidah Api

    Di bagian puncak terdapat cawan yang di atasnya terdapat lidah api dari perunggu yang tingginya 17 meter dan diameter 6 meter dengan berat 14,5 ton. Lidah api ini dilapisi emas seberat 45 kg. Lidah api Monas terdiri atas 77 bagian yang disatukan.
  • Pelataran Puncak

    Pelataran puncak luasnya 11x11 m. Untuk mencapai pelataran puncak, pengunjung bisa menggunakan lift dengan lama perjalanan sekitar 3 menit. Di sekeliling lift terdapat tangga darurat. Dari pelataran puncak Monas, pengunjung bisa melihat gedung-gedung pencakar langit di kota Jakarta. Bahkan jika udara cerah, pengunjung dapat melihat Gunung Salak di Jawa Barat maupun Laut Jawa dengan Kepulauan Seribu.
  • Pelataran Bawah

    Pelataran bawah luasnya 45x45 m. Tinggi dari dasar Monas ke pelataran bawah yaitu 17 meter. Di bagian ini pengunjung dapat melihat Taman Monas yang merupakan hutan kota yang indah.
  • Museum Sejarah Perjuangan Nasional

    Di bagian bawah Monas terdapat sebuah ruangan yang luas yaitu Museum Nasional. Tingginya yaitu 8 meter. Museum ini menampilkan sejarah perjuangan Bangsa Indonesia. Luas dari museum ini adalah 80x80 m. Pada keempat sisi museum terdapat 12 diorama (jendela peragaan) yang menampilkan sejarah Indonesia dari jaman kerajaan-kerajaan nenek moyang Bangsa Indonesia hingga G30S PKI.
Selain itu direncanakan untuk ditampilkan bendera pusaka dan naskah proklamasi yang asli di dalam bangunan Monas. Di sini juga ditampilkan rencana pembangunan kota Jakarta.

Taman Monas

 

 

Anda juga dapat menghilangkan rasa jenuh Anda dengan menikmati Taman Monas, yaitu sebuah hutan kota yang dirancang dengan taman yang indah. Di taman ini Anda dapat bermain bersama kawanan rusa yang sengaja didatangkan dari Istana Bogor untuk meramaikan taman ini. Selain itu Anda juga dapat berolahraga di taman ini bersama teman maupun keluarga.
Taman Monas juga dilengkapi dengan kolam air mancur menari. Pertunjukan air mancur menari ini sangat menarik untuk ditonton pada malam hari. Air mancur akan bergerak dengan liukan yang indah sesuai alunan lagu yang dimainkan. Selain itu ada juga pertunjukkan laser berwarna-warni pada air mancur ini.
Bagi Anda yang ingin menjaga kesehatan, selain berolahraga di Taman Monas, Anda pun dapat melakukan pijat refleksi secara gratis. Di taman ini disediakan batu-batuan yang cukup tajam untuk Anda pijak sambil dipijat refleksi. Di taman ini juga disediakan beberapa lapangan futsal dan basket yang bisa digunakan siapapun.
Jika Anda lelah berjalan kaki di taman seluas 80 hektar ini, Anda dapat menggunakan kereta wisata. Taman ini bebas dikunjungi siapa saja dan terbuka secara gratis untuk umum.

Wisata Monas

Untuk mengunjungi Monas, ada banyak jenis transportasi yang dapat Anda gunakan. Jika Anda pengguna kereta api, Anda dapat menggunakan KRL Jabodetabek jenis express yang berhenti di Stasiun Gambir. Anda pun dapat menggunakan fasilitas transportasi Bus Trans Jakarta. Jika Anda menggunakan kendaraan pribadi, tersedia lapangan parkir khusus IRTI, atau Anda dapat memarkir kendaraan Anda di Stasiun Gambir.
Untuk dapat masuk ke bangunan Monas, Anda dapat melalui pintu masuk di sekitar patung Pangeran Diponegoro. Lalu Anda akan melalui lorong bawah tanah untuk masuk ke Monas. Anda pun dapat melalui pintu masuk di pelataran Monas bagian utara. Jam buka Monas adalah jam 9.00 pagi hingga jam 16.00 sore.
Monas dapat menjadi salah satu pilihan Anda untuk berwisata bersama keluarga dan tempat mendidik anak-anak untuk lebih mengenal sejarah Indonesia. Anda pun dapat menikmati udara segar dari rindangnya pepohonan di Monas. Dan jangan lupa untuk menjaga kebersihan Taman Monas agar tetap indah untuk dinikmati siapapun.

Kantor Pengelola Monumen Nasional

Provinsi DKI Jakarta
Jl. Kebon Sirih No.22 Blok H Lt.IX No.53
Jakarta Pusat
Telp: (021) 382 3041
Read more...

Candi Borobudur

| | 0 komentar

Borobudur merupakan candi terbesar di Indonesia. Candi Borobudur yang terletak di Magelang, Jawa Tengah, selain menjadi obyek wisata yang ramai dikunjungi, juga menjadi pusat ibadat bagi penganut Buddha di Indonesia khususnya pada setiap perayaan Waisak. Hal ini sesuai dengan arti namanya yaitu "biara di perbukitan". Saat ini Borobudur ditetapkan sebagai salah satu Warisan Dunia UNESCO.

Sejarah Candi Borobudur

Borobudur dibangun sekitar tahun 800 Masehi atau abad ke-9. Candi Borobudur dibangun oleh para penganut agama Buddha Mahayana pada masa pemerintahan Wangsa Syailendra. Candi ini dibangun pada masa kejayaan dinasti Syailendra. Pendiri Candi Borobudur yaitu Raja Samaratungga yang berasal dari wangsa atau dinasti Syailendra. Kemungkinan candi ini dibangun sekitar tahun 824 M dan selesai sekitar menjelang tahun 900-an Masehi pada masa pemerintahan Ratu Pramudawardhani yang adalah putri dari Samaratungga. Sedangkan arsitek yang berjasa membangun candi ini menurut kisah turun-temurun bernama Gunadharma.


Kata Borobudur sendiri berdasarkan bukti tertulis pertama yang ditulis oleh Sir Thomas Stamford Raffles, Gubernur Jendral Britania Raya di Jawa, yang memberi nama candi ini. Tidak ada bukti tertulis yang lebih tua yang memberi nama Borobudur pada candi ini. Satu-satunya dokumen tertua yang menunjukkan keberadaan candi ini adalah kitab Nagarakretagama, yang ditulis oleh Mpu Prapanca pada tahun 1365. Di kitab tersebut ditulis bahwa candi ini digunakan sebagai tempat meditasi penganut Buddha.
Arti nama Borobudur yaitu "biara di perbukitan", yang berasal dari kata "bara" (candi atau biara) dan "beduhur" (perbukitan atau tempat tinggi) dalam bahasa Sansekerta. Karena itu, sesuai dengan arti nama Borobudur, maka tempat ini sejak dahulu digunakan sebagai tempat ibadat penganut Buddha.
Candi ini selama berabad-abad tidak lagi digunakan. Kemudian karena letusan gunung berapi, sebagian besar bangunan Candi Borobudur tertutup tanah vulkanik. Selain itu, bangunan juga tertutup berbagai pepohonan dan semak belukar selama berabad-abad. Kemudian bangunan candi ini mulai terlupakan pada zaman Islam masuk ke Indonesia sekitar abad ke-15.
Pada tahun 1814 saat Inggris menduduki Indonesia, Sir Thomas Stamford Raffles mendengar adanya penemuan benda purbakala berukuran raksasa di desa Bumisegoro daerah Magelang. Karena minatnya yang besar terhadap sejarah Jawa, maka Raffles segera memerintahkan H.C. Cornelius, seorang insinyur Belanda, untuk menyelidiki lokasi penemuan yang saat itu berupa bukit yang dipenuhi semak belukar.
Cornelius dibantu oleh sekitar 200 pria menebang pepohonan dan menyingkirkan semak belukar yang menutupi bangunan raksasa tersebut. Karena mempertimbangkan bangunan yang sudah rapuh dan bisa runtuh, maka Cornelius melaporkan kepada Raffles penemuan tersebut termasuk beberapa gambar. Karena penemuan itu, Raffles mendapat penghargaan sebagai orang yang memulai pemugaran Candi Borobudur dan mendapat perhatian dunia. Pada tahun 1835, seluruh area candi sudah berhasil digali. Candi ini terus dipugar pada masa penjajahan Belanda.
Setelah Indonesia merdeka, pada tahun 1956, pemerintah Indonesia meminta bantuan UNESCO untuk meneliti kerusakan Borobudur. Lalu pada tahun 1963, keluar keputusan resmi pemerintah Indonesia untuk melakukan pemugaran Candi Borobudur dengan bantuan dari UNESCO. Namun pemugaran ini baru benar-benar mulai dilakukan pada tanggal 10 Agustus 1973. Proses pemugaran baru selesai pada tahun 1984. Sejak tahun 1991, Candi Borobudur ditetapkan sebagai World Heritage Site atau Warisan Dunia oleh UNESCO.

Candi Borobudur


Candi Borobudur terletak di Magelang, Jawa Tengah, sekitar 40 km dari Yogyakarta. Candi Borobudur memiliki 10 tingkat yang terdiri dari 6 tingkat berbentuk bujur sangkar, 3 tingkat berbentuk bundar melingkar dan sebuah stupa utama sebagai puncaknya. Di setiap tingkat terdapat beberapa stupa. Seluruhnya terdapat 72 stupa selain stupa utama. Di setiap stupa terdapat patung Buddha. Sepuluh tingkat menggambarkan filsafat Buddha yaitu sepuluh tingkatan Bodhisattva yang harus dilalui untuk mencapai kesempurnaan menjadi Buddha di nirwana. Kesempurnaan ini dilambangkan oleh stupa utama di tingkat paling atas. Struktur Borobudur bila dilihat dari atas membentuk struktur mandala yang menggambarkan kosmologi Buddha dan cara berpikir manusia.
Di keempat sisi candi terdapat pintu gerbang dan tangga ke tingkat di atasnya seperti sebuah piramida. Hal ini menggambarkan filosofi Buddha yaitu semua kehidupan berasal dari bebatuan. Batu kemudian menjadi pasir, lalu menjadi tumbuhan, lalu menjadi serangga, kemudian menjadi binatang liar, lalu binatang peliharaan, dan terakhir menjadi manusia. Proses ini disebut sebagai reinkarnasi. Proses terakhir adalah menjadi jiwa dan akhirnya masuk ke nirwana. Setiap tahapan pencerahan pada proses kehidupan ini berdasarkan filosofi Buddha digambarkan pada relief dan patung pada seluruh Candi Borobudur.
Bangunan raksasa ini hanya berupa tumpukan balok batu raksasa yang memiliki ketinggian total 42 meter. Setiap batu disambung tanpa menggunakan semen atau perekat. Batu-batu ini hanya disambung berdasarkan pola dan ditumpuk. Bagian dasar Candi Borobudur berukuran sekitar 118 m pada setiap sisi. Batu-batu yang digunakan kira-kira sebanyak 55.000 meter kubik. Semua batu tersebut diambil dari sungai di sekitar Candi Borobudur. Batu-batu ini dipotong lalu diangkut dan disambung dengan pola seperti permainan lego. Semuanya tanpa menggunakan perekat atau semen.
Sedangkan relief mulai dibuat setelah batu-batuan tersebut selesai ditumpuk dan disambung. Relief terdapat pada dinding candi. Candi Borobudur memiliki 2670 relief yang berbeda. Relief ini dibaca searah putaran jarum jam. Relief ini menggambarkan suatu cerita yang cara membacanya dimulai dan diakhiri pada pintu gerbang di sebelah timur. Hal ini menunjukkan bahwa pintu gerbang utama Candi Borobudur menghadap timur seperti umumnya candi Buddha lainnya.

Perayaan Waisak di Borobudur

Setiap tahun pada bulan purnama penuh pada bulan Mei (atau Juni pada tahun kabisat), umat Buddha di Indonesia memperingati Waisak di Candi Borobudur. Waisak diperingati sebagai hari kelahiran, kematian dan saat ketika Siddharta Gautama memperoleh kebijaksanaan tertinggi dengan menjadi Buddha Shakyamuni. Ketiga peristiwa ini disebut sebagai Trisuci Waisak. Upacara Waisak dipusatkan pada tiga buah candi Buddha dengan berjalan dari Candi Mendut ke Candi Pawon dan berakhir di Candi Borobudur.
Pada malam Waisak, khususnya saat detik-detik puncak bulan purnama, penganut Buddha berkumpul mengelilingi Borobudur. Pada saat itu, Borobudur dipercayai sebagai tempat berkumpulnya kekuatan supranatural. Menurut kepercayaan, pada saat Waisak, Buddha akan muncul secara kelihatan pada puncak gunung di bagian selatan.

Borobudur

Saat ini, Borobudur telah menjadi obyek wisata yang menarik banyak wisatawan baik lokal maupun mancanegara. Selain itu, Candi Borobudur telah menjadi tempat suci bagi penganut Buddha di Indonesia dan menjadi pusat perayaan tahunan paling penting penganut Buddha yaitu Waisak.
Borobudur menjadi salah satu bukti kehebatan dan kecerdasan manusia yang pernah dibuat di Indonesia. Borobudur menjadi obyek wisata dan budaya utama di Indonesia selain Bali dan Jakarta. Setelah mengunjungi Borobudur, Anda bisa juga mengunjungi desa di sekitarnya seperti Karanganyar yang memiliki beberapa obyek wisata menarik.
Read more...

Popular Posts

Blogger templates

Blogroll

About

Blog Archive

Archives

Diberdayakan oleh Blogger.

Love Reading


Pages

 

Designed by: Compartidísimo
Images by: DeliciousScraps©